Monday, 06 September 2010 Selamat Datang di www.pa-lahat.net 

 
 
Informasi Umum
Home
Profil Peradilan
Sejarah PA Lahat
Visi Misi
Wilayah Hukum
Profil Pegawai
Buku Tamu
Galeri Fhoto
Alamat PA se SumSel
Artikel - Artikel
Links Web
Redaktur
Informasi Perkara
Transparansi
Jadwal Sidang
Perkara Di Putus
Panggilan Ghoib
Kumpulan Putusan
Prosedur Berperkara
Pegawai PA Lahat
Jumlah Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday21
mod_vvisit_counterYesterday103
mod_vvisit_counterThis week21
mod_vvisit_counterThis month398
mod_vvisit_counterAll17965
 
 
 
  Home

Selamat Datang di Situs PA Lahat





Kerja Sama Badilag-LIPI
Ditulis Oleh Administrator   
Wednesday, 16 June 2010

Badilag Serius Jajaki Kerja Sama dengan LIPIA


Image
AKRAB. Dirjen Badilag dan Direktur LIPIA berbincang akrab dan berjabat tangan usai pertemuan.

Jakarta l badilag.net

Ditjen Badilag Mahkamah Agung makin serius menjajaki kerja sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab di Indonesia (LIPIA). Untuk keperluan itu, Selasa (15/6/2010), Dirjen Badilag Wahyu Widiana menemui Direktur LIPIA, Dr. Abdullah bin Hubai al-Sulami, di kampus LIPIA, Pejaten, Jakarta Selatan.

Dalam pertemuan itu, Dirjen Badilag menyampaikan bahwa kemampuan berbahasa Arab sangat penting bagi hakim peradilan agama. “Bahkan salah satu syarat agar bisa lulus ujian hakim adalah bisa membaca kitab berbahasa Arab,” ujarnya.

Pentingnya bahasa Arab bagi hakim agama disebabkan hukum yang diterapkan di peradilan agama pada dasarnya adalah hukum Islam. Tidak mungkin, kata Dirjen Badilag, seorang hakim dapat menguasai hukum Islam dengan baik tanpa memiliki kemampuan berbahasa Arab yang baik.

Dengan latar belakang seperti itu, Ditjen Badilag selalu berupaya meningkatkan kemampuan berbahasa Arab warga peradilan agama. Saat ini, ada dua strategi yang telah berjalan. Yakni mendirikan website berbahasa Arab dan menggelar diskusi bulanan dengan memakai bahasa yang sama.

Selengkapnya...
 
Soal Bantuan Hukum, akan Dilakukan Studi Banding ke Australia
Ditulis Oleh Administrator   
Thursday, 10 June 2010

Soal Bantuan Hukum, akan Dilakukan Studi Banding ke Australia

Image
Cate Summer dan Wahyu Widiana berbincang usai pertemuan.

Jakarta l Badilag.net

Dalam rangka mematangkan draft pedoman bantuan hukum di lingkungan peradilan umum dan peradilan agama, akan dilakukan studi banding ke Melbourne, Australia. Para pesertanya adalah perwakilan dari peradilan umum, peradilan agama, Bappenas, lembaga bantuan hukum dan organisasi advokat. Studi banding ini difasilitasi IAJPT (Indonesia Australia Justice Program-Transition).

“Kami ingin membantu peradilan agama dan peradilan umum untuk finalisasi rancangan draft panduan bantuan hukum,” ujar Cate Summer, penasihat IAJPT, dalam pertemuan di Gedung Badilag, Rabu (9/6/2010)

Studi banding ini akan berlangsung pada 3 hingga 10 Juli 2010. Yang akan dikunjungi adalah Negara bagian Victoria, terutama kota Melbourne.

Cate Summer menjabarkan, studi banding kali ini akan mencakup berbagai aspek bantuan hukum. Yang paling pokok adalah tata kelola dan sistem monitoring. Tata kelola ini menyangkut hubungan pengadilan dengan masyarakat pencari keadilan, bukan hubungan pengadilan dengan pemberi bantuan hukum.

Monitoring dalam hal penggunaan anggaran juga akan menjadi perhatian serius. Sebab, bantuan hukum ini melibatkan banyak pihak, di mana anggarannya berasal dari keuangan negara, sehingga perlu ada pertanggungjawaban yang jelas.

Para peserta juga akan mendalami untuk perkara apa saja anggaran bantuan hukum dialokasikan. Di Australia, peradilan terbagi menjadi peradilan pidana, perdata, keluarga, dan anak. Di seluruh lingkungan peradilan itu, bantuan hukum dapat diberikan.

Selengkapnya...
 
Penutupan Anonimisasi Putusan di Bandung
Ditulis Oleh Administrator   
Tuesday, 08 June 2010

Target Terlampaui, 3650 Putusan Berhasil Dianonimisasi


Bandung l Badilag.net (4/6)

Image
Aria Suyudi menutup workshop
Tidak sia-sia Ditjen Badilag Mahkamah Agung dan IAJPT (Indonesia Australia Justice Partnership Transition) menggelar workshop anonimisasi putusan selama tiga hari di Bandung, pekan lalu. Sebanyak 3650 putusan tahun 2007-2009 berhasil dianonimisasikan. Para peserta juga telah melakukan penamaan file sesuai standar yang ditetapkan. Tidak hanya itu, mereka juga telah menyusun meta data yang berisi rincian putusan yang identitas para pihaknya telah dikaburkan.

“Selamat kepada panitia dan peserta yang telah menghasilkan sesuatu yang luar biasa,” kata Aria Suyudi, pelaksana program dari Tim Pembaruan MA, pada acara penutupan, Jumat (4/6/2010).
Pemutakhiran Terakhir ( Tuesday, 08 June 2010 )
Selengkapnya...
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 13 - 16 dari 57
 
 
 
Menu login





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Polling Anda
Tanggapan anda tentang Pelayanan di Peradilan Agama ....
 
Grafik Perkara
Latest News
 

Advertisement
c
Risalah Umar Ibn Al-Khattab



Persamakanlah kedudukan manusia itu dalam majlismu, pandanganmu dan keputusanmu sehingga orang bangsawan tidak dapat menarik kamu kepada kecurangan dan orang yang lemahpun tidak berputus asa dari keadilan....


Risalah Umar Ibn Al-Khattab


Persamakanlah kedudukan manusia itu dalam majlismu, pandanganmu dan keputusanmu sehingga orang bangsawan tidak dapat menarik kamu kepada kecurangan dan orang yang lemahpun tidak berputus asa dari keadilan....



Copyright © 2009 PTA Palembang (Ditjen Badilag MA-RI) all right reserved.
e-mail : pa-lahat@pta-palembang.net
Website ini terlihat lebih sempurna pada resolusi 1024x768 pixel
dengan memakai Mozilla Firefox browser dan Linux OS