|
Dirjen Badilag Pada Seminar Ketahanan Keluarga |
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Wednesday, 28 July 2010 |
  “Pengembangan Mediasi di PA,Dalam Rangka Menjaga Keutuhan Keluarga”‘Justice For All’, sekilas disosialisasikan juga 
Dari kiri : Samsul Ma'arif, Wahyu Widiana, Nurdiati Akma (moderator), Rani Razak dan Lelita Dewi (Penyelenggara)Jakarta | Badilag.net (27/07/2010) Pengadilan Agama merupakan benteng terakhir dalam menjaga keutuhan keluarga. Masalah yang muncul dalam rumah tangga antara suami-isteri, sebaiknya tidak tergesa-gesa dibawa ke PA. Kalaupun terpaksa masuk PA, majlis hakim diwajibkan untuk berupaya mendamaikannya. Jika gagal, selanjutnya perkara itu harus terlebih dahulu ditangani melalui proses mediasi. Dirjen Badilag, Wahyu Widiana, menyatakan hal itu dalam Seminar Ketahanan Keluarga yang diselenggarakan oleh MUI DKI Bidang Pemberdayaan Perempuan, Selasa (27/7) siang hari ini, di Hotel Cempaka Jakarta Pusat. Panitia yang ditokohi oleh Ny. Dra Hj. Lelita Dewi, SH, MH, menampilkan 3 pembicara. Selain Wahyu Wdiana, ada Rani Razak dari Yayasan Kita & Buah Hati, yang tampil memukau dan Samsul Ma’arif, Sekretaris Umum MUI DKI, yang juga menarik. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Peluncuran Laporan Hasil Penelitian Akses Terhadap Keadilan PEKKA |
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Thursday, 22 July 2010 |
Anatomi Pengguna Pengadilan Agama Dibedah Kembali Koordinator Sekretariat Nasional PEKKA, Nani Zulminarni, memaparkan hasil penelitian. Jakarta l badilag.net Sembilan dari sepuluh perempuan kepala keluarga tidak dapat mengakses pengadilan untuk perkara perceraian mereka. Biaya perkara dan ongkos transportasi ke pengadilan masih menjadi hambatan utama. Kesimpulan itu mengemuka dalam laporan hasil penelitian Akses Terhadap Keadilan: Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga Indonesia. Penelitian ini merupakan hasil kerjasama antara Mahkamah Agung, PEKKA dan lembaga penelitian SMERU. Penelitian ini didukung oleh pemerintah Australia melalui Ausaid dan The Family Court Australia. Peluncuran laporan ini digelar di Jakarta, Senin (19/7/2010). Acara ini dihadiri Ketua Mahkamah Agung Harifin A Tumpa, Dirjen Badilag Wahyu Widiana, Direktur Koordinasi Pemerintahan dan Kebijakan Demokratis Ausaid Victoria Coackley, CEO Family Court of Australia Richard Foster, Penasehat Australia Justice Program-Transition Cate Summer, perwakilan Bappenas dan BPS serta penggiat LSM. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Perpisahan Hakim dan Panitera Pengganti di Pengadilan Agama Lahati |
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Wednesday, 30 June 2010 |
|
Perpisahan Hakim dan Panitera Pengganti di Pengadilan Agama Lahat Acara perpisahan Hakim dan Panitera Pengganti yang bertempat di ruang sidang Pengadilan Agama Lahat pada hari Selasa tanggal 29 Juni 2010, dihadiri oleh jajaran Pimpinan, Pejabat Struktural maupun Fungsional dan Staf Pengadilan Agama Lahat beserta ibu-ibu Darmayukti Karini. Suasana suka cita mengiringi acara perpisahan Hj. Drs Rasmi Kosim sebagai Panitera Pengganti yang mutasi ke Pengadilan Agama Muara Enim dan Septianah, SHI hakim yg baru dilantik oleh Pengadilan Agama Muara Labo. Acara diawali oleh Dra. Hj. Rasmi Kosim, dengan bercerita tentang kisah-kisah selama ini dalam bekerja bersama dengan pegawai-pegawai Pengadilan Agama Lahat. beliau berharap kekeluargaan ini tidak hanya sampai disini, walaupun jauh silaturahim harus tetap terjaga.
Dra. Hj. Rasmi Kosim |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Wednesday, 30 June 2010 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 4 dari 52 |